Infrastructure Site Supervisor
Samara Lombok · Construction · Lombok · Di lokasi
Gambaran Posisi
Tujuan Peran Melakukan pengawasan langsung dan berkelanjutan pada area kerja infrastruktur yang ditugaskan. Infrastructure Construction Supervisor memeriksa bahwa pekerjaan dilaksanakan dengan aman, sesuai urutan yang benar, dan sesuai dengan gambar kerja, elevasi, spesifikasi, material, dan metode terbaru yang telah disetujui. Peran ini mengidentifikasi masalah di titik pekerjaan, memastikan perbaikan segera bila diperlukan, dan mengeskalasi persoalan sebelum menjadi cacat pekerjaan atau pekerjaan ulang. Ritme Operasional • Berada di atau dekat area kerja aktif (work face) selama sebagian besar jam kerja. • Menyelesaikan pemeriksaan sebelum mulai kerja, inspeksi tahap kritis, dan catatan akhir shift untuk setiap area kerja yang ditugaskan. • Segera mengeskalasi tanpa menunggu laporan harian apabila keselamatan, kualitas, atau kepatuhan teknis berisiko. Kewenangan Pengambilan Keputusan • Menghentikan pekerjaan yang tidak aman atau jelas tidak sesuai ketentuan. • Mencegah pekerjaan ditutup sebelum inspeksi, pengujian, atau persetujuan yang disyaratkan selesai. • Meminta perbaikan segera atas masalah kecil terkait mutu pekerjaan atau kerapian lokasi (housekeeping). • Mengeskalasi cacat pekerjaan yang signifikan, konflik desain, perubahan yang tidak disetujui, kinerja kontraktor yang buruk, atau kekurangan sumber daya. • Peran ini tidak berwenang menyetujui penyimpangan desain, penggantian material, variasi komersial, atau perubahan metodologi besar. Batasan Peran Peran ini bertanggung jawab atas: • Pengendalian berkelanjutan atas area kerja yang ditugaskan. • Pemeriksaan yang akurat dan catatan lapangan harian. • Identifikasi dan eskalasi segera atas cacat pekerjaan dan risiko. • Verifikasi bahwa inspeksi dilakukan sebelum pekerjaan ditutup. • Pengarahan harian kepada Field Assistants yang ditugaskan. Peran ini tidak menggantikan: • Program kerja seluruh area, manajemen komersial kontraktor, atau perencanaan pemulihan jadwal. • Persetujuan desain, penyimpangan, material, atau metode utama. • Penerimaan kualitas yang independen atau sertifikasi laboratorium. • Sertifikasi survei atau persetujuan akhir kuantitas. Antarmuka Utama • Head of Infrastructure Delivery dan Infrastructure Site Manager yang ditugaskan. • Infrastructure QC Inspector dan Field Assistants. • Survey, HSE, Planning/Project Controls, kontraktor, subkontraktor, dan laboratorium. Kompetensi Utama • Pengetahuan konstruksi praktis yang kuat. • Ketelitian tinggi dan kesediaan memeriksa secara cermat. • Keberanian menegur pekerjaan yang tidak aman atau berkualitas buruk. • Pengamatan, pengukuran, dan pelaporan yang akurat. • Eskalasi cepat atas risiko teknis dan kualitas. • Dapat diandalkan, disiplin, dan konsisten hadir di lokasi. • Pendekatan kolaboratif tanpa menghindari akuntabilitas. Indikator Kinerja Utama Inspeksi: Tahap kritis diperiksa sebelum penutupan, pengecoran, penimbunan kembali, atau penerimaan pekerjaan. Pencegahan cacat: Masalah teridentifikasi sejak dini serta cacat berulang dan pekerjaan ulang yang dapat dihindari berkurang. Akurasi teknis: Elevasi, dimensi, kemiringan, alinyemen, dan material diperiksa secara akurat. Kendali harian: Area kerja diawasi secara terus-menerus dan risiko dieskalasi segera. Catatan: Laporan harian, foto, kuantitas, tiket, dan bukti inspeksi lengkap dan dapat diandalkan. Keselamatan dan lingkungan: Pekerjaan yang tidak aman dihentikan serta housekeeping, akses, dan pengendalian lingkungan terjaga. Dukungan lapangan: Field Assistants dimanfaatkan secara efektif dan catatan mereka diperiksa.
Tanggung Jawab Utama
- Menjaga kehadiran lapangan yang konsisten di area kerja yang ditugaskan dan mengamati aktivitas kontraktor, subkontraktor, tenaga kerja, dan peralatan.
- Memastikan gambar kerja terbaru yang telah disetujui, method statement, persyaratan inspeksi, dan instruksi harian tersedia dan dipahami sebelum pekerjaan dimulai.
- Memeriksa tanda survei, benchmark, elevasi, dimensi, kemiringan, alinyemen, dan interface dengan tim pendukung Survey sebelum dan selama konstruksi.
- Menginspeksi galian, formasi, pemadatan, penulangan, bekisting, pengecoran beton, pemasangan drainase, penimbunan kembali, finishing, dan perlindungan sebelum pekerjaan ditutup atau diterima.
- Memeriksa bahwa material yang dikirim dan digunakan sesuai dengan persyaratan yang disetujui, serta bahwa tiket pengiriman, sertifikat, sampel, dan permintaan pengujian tercatat.
- Menyaksikan inspeksi dan pengujian rutin bersama QC Inspector, kontraktor, dan laboratorium sesuai kebutuhan.
- Segera mengidentifikasi praktik kerja yang tidak aman, mutu pekerjaan yang buruk, urutan kerja yang salah, metode yang tidak disetujui, dan konflik dengan gambar kerja.
- Menghentikan dan melaporkan pekerjaan yang tidak aman atau jelas tidak sesuai ketentuan; mencegah penutupan pekerjaan hingga inspeksi atau bukti yang disyaratkan lengkap.
- Mengajukan cacat pekerjaan, pertanyaan teknis, dan ketidaksesuaian (non-conformance) dengan foto, lokasi, dimensi, dan uraian faktual yang jelas.
- Memverifikasi perbaikan minor dan melaporkan cacat yang signifikan atau berulang kepada Site Manager yang ditugaskan dan QC Inspector.
- Mencatat tenaga kerja, peralatan, cuaca, kuantitas, aktivitas, keterlambatan, kendala, dan progres harian.
- Melaksanakan atau mendukung pre-start briefing dan memastikan kru kerja memahami metode, persyaratan kualitas, dan pengendalian keselamatan hari itu.
- Memantau housekeeping, akses, pengendalian erosi dan sedimen, serta perlindungan pekerjaan yang telah selesai.
- Mengoordinasikan tugas harian Field Assistants yang ditugaskan dan memverifikasi keakuratan catatan mereka.
- Mendukung snagging, pengukuran, verifikasi as-built, dan inspeksi serah terima.
Persyaratan
- Diploma atau gelar sarjana di bidang Teknik Sipil, Konstruksi, atau disiplin teknis terkait; pengalaman praktis yang setara dan kuat dapat dipertimbangkan.
- Minimal lima tahun pengalaman praktis di bidang konstruksi sipil atau infrastruktur.
- Sangat diutamakan memiliki pengalaman di sisi kontraktor sebagai Site Engineer, General Foreman, Civil Supervisor, atau posisi setara.
- Pengalaman praktis di minimal tiga dari bidang berikut: pekerjaan tanah (earthworks), jalan, drainase, beton, struktur penahan, pekerjaan lereng, utilitas, atau pekerjaan eksternal.
- Mampu membaca gambar sipil, menggunakan informasi survei dasar, dan memahami toleransi konstruksi.
- Memahami checklist inspeksi, persyaratan pengujian, method statement, RFI, NCR, dan pelaporan harian.
- Kemampuan Bahasa Indonesia tulis dan lisan yang baik; kemampuan dasar Bahasa Inggris untuk bekerja lebih disukai.
- Mampu menggunakan Microsoft Office, alat pelaporan berbasis ponsel, dan dokumentasi foto lokasi.