Procurement Manager
Samara Lombok · Construction · Bali · Di lokasi
Gambaran Posisi
Sebagai Procurement Manager untuk bidang Konstruksi kami, Anda akan menjadi tulang punggung operasional yang memastikan material, peralatan, dan perlengkapan terus bergerak melewati batas-batas kepulauan, jalur pengiriman yang tidak dapat diandalkan, dan ekosistem pemasok yang tidak berperilaku seperti di daratan. Berkedudukan di Bali, Anda akan melakukan pengadaan dan negosiasi di seluruh Indonesia sekaligus mengatur jadwal pengiriman yang memperhitungkan realita Lombok — keterlambatan feri, hambatan impor, dan vendor yang belum pernah mengenal istilah lead time. Ini bukan pekerjaan di balik meja bagi seseorang yang menunggu purchase order memproses dirinya sendiri; ini adalah peran garis terdepan bagi seseorang yang membangun rantai pasokan dari nol dan mempertahankannya dengan relasi, kerja keras, dan disiplin.
Tanggung Jawab Utama
- Mengelola siklus pengadaan secara penuh untuk material konstruksi, plant, dan peralatan — mulai dari identifikasi vendor dan RFQ hingga negosiasi, penerbitan PO, pemantauan pengiriman, dan verifikasi penerimaan barang di seluruh lokasi proyek di Lombok dan Bali.
- Membangun dan memelihara database vendor dan pemasok yang andal dan telah melalui pra-kualifikasi di berbagai kategori konstruksi utama (struktural, MEP, finishing, lansekap, FF&E), dengan fokus yang disengaja pada pemasok yang mampu mengirimkan secara andal ke Lombok.
- Menegosiasikan harga, syarat pembayaran, dan komitmen pengiriman dengan pemasok, dengan selalu memperhitungkan variabel logistik kepulauan — pengiriman lintas selat, biaya angkutan antarpulau, bea cukai, dan akses jarak jauh ke lokasi proyek yang terpencil.
- Berkolaborasi setiap hari dengan Construction Project Manager dan Site Supervisor untuk mengantisipasi kebutuhan material 4–8 minggu ke depan, mencegah keterlambatan yang disebabkan oleh pengadaan yang terlambat dalam lingkungan pasokan dengan redundansi rendah.
- Mengembangkan dan menegakkan SOP pengadaan yang selaras dengan standar internasional — mempertahankan jejak audit yang lengkap, disiplin tiga penawaran, alur persetujuan, dan kepatuhan anggaran tanpa pengecualian.
- Memantau harga pasar dan mengidentifikasi peluang penghematan biaya melalui pembelian massal, substitusi pengadaan lokal, atau kemitraan strategis dengan pemasok, tanpa mengorbankan standar kualitas dan brand Samara.
- Mengelola logistik impor untuk material dan peralatan spesialis yang tidak tersedia secara lokal — berkoordinasi dengan freight forwarder, agen bea cukai, dan mitra logistik untuk memastikan penyelesaian bea cukai yang tepat waktu dan pengiriman ke lokasi proyek.
- Memantau dan melaporkan pengeluaran pengadaan terhadap anggaran proyek secara real time, memberikan tanda peringatan dini atas selisih yang terjadi, serta menyampaikan prakiraan biaya pengadaan kepada tim Finance dan pimpinan Konstruksi.
- Menyelesaikan sengketa pemasok, kegagalan pengiriman, dan ketidaksesuaian kualitas secara cepat dan profesional — menjaga hubungan vendor yang kuat sekaligus menuntut pertanggungjawaban mitra atas komitmen kontraktual mereka.
- Mengidentifikasi dan menerima pemasok alternatif atau cadangan untuk kategori material kritis guna mengurangi ketergantungan pada satu sumber dan membangun ketahanan rantai pasokan yang sesuai dengan lingkungan operasional kepulauan.
Persyaratan
- Minimal 5 tahun pengalaman pengadaan dalam lingkungan konstruksi, infrastruktur, atau berbasis proyek — bukan ritel, FMCG, atau pengadaan umum.
- Pengalaman yang terbukti dalam mengelola logistik pengadaan ke lokasi terpencil, kepulauan, atau dengan keterbatasan infrastruktur di Indonesia — Lombok, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, atau lingkungan setara sangat diutamakan.
- Rekam jejak yang terbukti dalam negosiasi pemasok dengan hasil biaya dan lead time yang terukur di pasar pasokan yang kompleks atau terbatas.
- Penguasaan yang kuat atas dokumentasi pengadaan — PO, kontrak, jadwal pengiriman, goods receipt note, dan pemantauan anggaran — dengan toleransi nol terhadap pembelian yang bersifat informal atau tidak terdokumentasi.
- Fasih berbahasa Indonesia adalah suatu keharusan; kemampuan kerja profesional dalam bahasa Inggris diperlukan untuk keperluan pelaporan dan komunikasi dengan pemangku kepentingan.
- Kemampuan yang dapat dibuktikan untuk bekerja secara proaktif dalam lingkungan di mana sistem, pemasok, dan infrastruktur tidak sempurna — Anda memecahkan masalah sebelum menjadi keterlambatan, bukan sesudahnya.
Keahlian
Supplier Sourcing and Vendor Management, Contract Negotiation, Island and Inter-Island Logistics Coordination, Purchase Order and Procurement Documentation, Budget Tracking and Cost Control, Import and Customs Clearance Coordination, Construction Material Knowledge (Structural, MEP, Finishing), Procurement SOP Development and Compliance, Supply Chain Risk Management, Stakeholder Communication and Reporting